Filosofinews.com., Makassar (29/09) – Aroma khas rendang dan gulai nangka siang ini menyapa hangat para tamu undangan dalam peresmian Rumah Makan (RM) Nasi Padang yang berlokasi strategis di Jl. Lanto Dg. Pasewang, tepat di depan pintu keluar Mall Mari, Makassar.
Rumah makan ini merupakan cabang kedua yang dikelola oleh Nendi Neka Rajo, anak rantau Minangkabau yang telah lebih dulu sukses mengibarkan bendera usaha kuliner dengan merek serupa. Selain RM. Nasi Padang, ia juga dikenal sebagai pemilik sejumlah RM. Sari Minang yang telah akrab di lidah masyarakat Makassar.

Peresmian rumah makan tersebut berlangsung semarak dengan kehadiran sejumlah tokoh perantau Minang, khususnya dari Ikatan Saudagar Minangkabau Sapayuang Sulawesi Selatan (IKASMIN-SS). Tampak hadir Ketua Presidium IKASMIN-SS Sauki Mangkuto Sutan, Sekretaris Jenderal IKASMIN-SS Isnaini Al Ihsan, Dt. Mangkuto Alam, serta Bendahara IKASMIN-SS Hendri Sutan Pado. Turut pula sebagian anggota IKASMIN-SS yang dikenal sebagai para pemilik Rumah Makan Padang ternama di Makassar.

Selain kehadiran tokoh-tokoh tersebut, acara juga semakin semarak dengan terpampangnya karangan bunga ucapan selamat dari IKASMIN-SS, sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas semangat kewirausahaan anak rantau Minangkabau.
Dalam sambutannya, Nendi Neka Rajo mengungkapkan rasa syukur dan semangatnya.
“Alhamdulillah, dengan izin Allah, saya bisa kembali menghadirkan satu rumah makan lagi untuk warga Makassar. Bagi kami, rumah makan Padang bukan sekadar usaha, tetapi juga wadah menjaga cita rasa dan marwah kuliner Minangkabau di tanah rantau. Semoga keberadaan RM. Nasi Padang ini bisa memberi manfaat, membuka lapangan kerja, dan menjadi tempat berkumpulnya rasa rindu akan kampung halaman,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Presidium IKASMIN-SS, Sauki Mangkuto Sutan, memberikan apresiasi atas kiprah anak rantau yang pantang surut menghadapi tantangan dunia usaha.
“Apa yang dilakukan oleh Saudara Nendi Neka Rajo adalah contoh nyata bagaimana saudagar Minangkabau di rantau terus berinovasi dan membangun usaha. IKASMIN-SS hadir bukan hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga untuk saling menguatkan, sehingga saudagar kita semakin berdaya dan memberi manfaat bagi masyarakat luas,” tegasnya.
Senada dengan itu, Sekjend IKASMIN-SS Isnaini Al Ihsan, Dt. Mangkuto Alam, menekankan pentingnya kekompakan dalam memajukan potensi ekonomi perantau Minang di Sulawesi Selatan.
“Badan jauah di subarang, tapi hati tetap mantau. Kehadiran saudagar-saudagar kita dalam setiap momentum seperti ini adalah bukti nyata bahwa kita satu badan, satu tujuan, yakni menjaga nama baik urang awak dengan kerja nyata di bidang usaha. Insya Allah, usaha yang dibangun dengan niat baik akan diberkahi Allah,” ungkapnya.
Acara pembukaan ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan dengan menikmati hidangan khas Minang yang tersaji lengkap di meja hidangan. Kehangatan pertemuan tersebut menjadi saksi bahwa di tengah hiruk pikuk kota Makassar, semangat dan cita rasa Minangkabau terus hidup, mewarnai perjalanan anak rantau dalam mengukir sukses.
Tulis Komentar